Back to Pos

Peluang analisa usaha Ternak Ayam Petelur 2019 !

Memang kini kebutuhan ayam di pasaran semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kebutuhan ayam meningkat dengan berbagai kebutuhan kuliner yang ada di pasaran.

Tidak hanya dari daging ayam saja namun kebutuhan telur juga terus meningkat. Sebagai bahan lauk pauk memang telur di sukai oleh banyak orang.

Dari anak-anak hingga orang tua membutuhkan konsumsi telur dalam jumlah banyak.

Kandungan Protein dari telur dapat dibilang sangat tinggi. Dari Tingginya peminat telur menjadikan prospek usaha ternak ayam menguntungkan.

Tentunya peluang usaha ternak ayam petelur kini menjadi salah satu jenis usaha yang menguntungkan.

Untuk menerjuni usaha ternak ayam memang bisa dibilang gampang-gampang susah.

Yang mana usaha ternak ayam petelur ini dapat Anda jalankan dengan kebutuhan modal yang cukup.

Ternak ayam petelur memang membutuhkan ketelatenan, keuletan dan ketekunan yang lumayan tinggi agar usaha yang Anda jalankan dapat lebih lancar dan mudah.

Dengan berkembangnya jaman yang maju dan teknologi semakin modern Anda dapat mempelajari lebih dalam mengenai usaha ternak ayam petelur melalui media internet, seperti google, youtube dan lainnya.

Di artikel ini, kami akan membahas bisnis ternak ayam petelur dengan ulasan bisnisnya juga analisa usahanya simak terus artikel ini ya ! .

Langkah Awal Memulai

Membuka lahan Bisnis ternak / Peternakan memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati (tidak ada peminatnya).

Begitupun dengan bisnis ternak ayam jenis ras petelur yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan.

Untuk memulai bisnis ternak ayam petelur ini tidak sulit. Bisa di mulai dengan mudah dengan modal yang kecil.

Anda dapat memulai bisnis ternak ayam petelur di rumah.

Konsumen

Konsumen ternak ayam petelur tidaklah sulit, dikarenakan peminat telur untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga sangat banyak, dari berbagai kalangan pun membeli telur dari pasar mulai dari ibu rumah tangga, pemilik warung usaha kuliner, dan lain sebagainya, kebutuhan untuk konsumsi telur pun terus meningkat dari waktu ke waktu.

Peralatan Untuk Membangun Usaha Ternak Ayam

Di dalam bisnis ternak ayam petelur membutuhkan beberapa peralatan, diantaranya pembuatan kandang, pengadaan bibit ayam petelur, rak ayam, ayakan, Lahan (Tanah), Mesin Pengaduk Pakan Ternak, Mesin Penghancur Pakan terpal, timbangan,selang, tempat makan dan minum ayam.

Mesin Tambahan seperti : Mesin Penghancur Pakan Ternak, Mesin Pencetak Pellet, Mesin Giling (bekatul)

Dengan adanya peralatan diatas maka bisnis ternak ayam petelur makin maksimal. Selain itu juga membutuhkan bahan yang penting lainnya mulai dari pakan, obat-obatan dan bahan lainnya.

Lokasi Penjualan

Dalam menjual ternak ayam petelur, Anda bisa memasarkannya dengan cara menjualnya ke pasar tradisional, setor ke rumah makan, restoran cepat saji atau bahkan hotel. Anda juga dapat memasarkannya produk telur ke swalayan atau pun ke supermarket.

Karyawan bisnis ternak ayam petelur

Karyawan dalam menjalankan bisnis ternak ayam petelur bisa menggunakan satu orang dahulu sebagai langkah awal, kemudian bisa ditambahkan karyawan nantinya ketika usaha sudah meningkat dan berjalan dengan baik.

Harga Jual Ayam Petelur

Untuk patokan harga untuk ternak ayam petelur dapat Anda buat dalam hitungan per kg telur dimana harga mulai Rp hingga Rp Harga ini tergantung dari harga daging yang ada di pasaran.

Keuntungan dalam menjalankan bisnis ternak ayam petelur

Keuntungan dan Peluang Bisnis Ternak Ayam Petelur ini yakni merupakan bisnis ternak yang paling banyak dicari.

Selain dari keuntungan nya yang menggiurkan, kemudahan mencari bahan, menetapkan target para konsumen, masyarakat indonesia sudah terbiasa dengan memelihara ayam, yang menjadikan akan lebih semangat ketika menekuninya di medan bisnis yang sesungguhnya.

Kekurangan bisnis ternak ayam petelur

Segi kekurangan bisnis ternak ayam petelur hanya ada satu saja, ternak ayam petelur memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat, faktornya pun ada banyak.

Bisa di karenakan mudahnya dalam mencari bahan pakan, Tersedianya Dana yang cukup banyak, Lahan, dan lain-lain.

Analisa Bisnis Ternak Ayam Petelur

Investasi Awal

Peralatan
Harga
Pembuatan kandang Rp. 3.525.500
Pengadaan bibit ayam petelur Rp. 2.132.500
rak ayam Rp. 1.832.400
ayakan Rp. 132.500
sewa lahan Rp. 2.220.500
mesin giling pakan Rp. 1.624.000
Terpal dan timba Rp. 68.500
timbangan Rp. 2.522.200
selang Rp. 62.900
tempat makan dan minum ayam petelur Rp. 272.500
Peralatan tambahan yang lainnya Rp. 62.400
Jumlah Investasi Rp. 14.455.900

Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap
Nilai
Penyusutan pembuatan kandang 1/62 x Rp 3.525.500 Rp. 56.863
Penyusutan pengadaan bibit ayam 1/62 x Rp. 2.132.500 Rp. 34.395
Penyusutan rak ayam 1/62 x Rp 1.832.400 Rp. 29.555
Penyusutan ayakan 1/44 x Rp 187.500 Rp. 4.261
Penyusutan sewa lahan 1/62 x Rp. 2.220.500 Rp. 35.815
Penyusutan mesin giling pakan 1/62 x Rp 1.624.000 Rp. 26.194
Penyusutan terpal dan timba 1/44 x Rp. 68.500 Rp. 1.557
Penyusutan timbangan 1/62 x Rp. 2.522.200 Rp. 40.681
Penyusutan selang 1/44 x Rp. 62.900 Rp. 1.430
Penyusutan tempat makan dan minum ayam petelur 1/44 x Rp. 272.500 Rp. 6.193
Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp. 62.400 Rp. 1.418
gaji karyawan Rp. 1.600.000
Total Biaya Tetap Rp. 1.838.361

Biaya Variabel
pakan ayam Rp. 128.000 x 30 = Rp. 3.840.000
minuman Rp. 36.000 x 30 = Rp. 1.080.000
karung Rp. 23.500 x 30 = Rp. 705.000
alat habis pakai Rp. 25.500 x 30 = Rp. 765.000
vitamin Rp. 17.500 x 30 = Rp. 525.000
pakan tambahan Rp. 9.500 x 30 = Rp. 285.000
vaksin atau obat Rp. 24.000 x 30 = Rp. 720.000
BBM Rp. 25.000 x 30 = Rp. 750.000
alat lainnya Rp. 12.500 x 30 = Rp. 375.000
air dan listrik Rp. 31.500 x 30 = Rp. 945.000
Total Biaya Variabel




Rp. 9.990.000

Total Biaya Operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 11.828.361

Pendapatan per Bulan
23 kg x Rp. 22.000 = Rp. 506.000
Rp. 506.000 x 30 hr = Rp. 15.180.000

Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp. 14.455.900 : 3.351.639 = 4 Bln

Dari analisa di atas dapat disimpulkan apabila bisnis ternak ayam petelur sangat menguntungkan dimana modal Rp 14.455.900 dengan kentungan per bulan Rp 3.351.639 dan balik modal dalam 4 bulan.

**data diatas hanyalah kalkulasi, tiap daerah memiliki rentang harga yang berbeda-beda, jadi pastikan anda mengkalkulasi ulang secara keseluruhan, kebutuhan-kebutuhan untuk Usaha diatas

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos
1
Halo 👋
Apa yg bisa saya bantu ?
Powered by