Back to Pos

Begini Cara Membuat Pelet Apung !

Alasan utama orang berlomba-lomba agar bisa membuat pelet yang bisa mengambang adalah karena demand yang tinggi. Kebutuhan pelet atau pakan ikan, ayam, bebek dan lain-lain mencapai ribuan ton setiap bulannya.

Image yang berkembang bahwa pelet selalu dibutuhkan oleh market dan bisnis pakan ternak mendatangkan profit, sedangkan beternak atau berbudidaya selalu dihadapkan banyak kendala seperti kualitas bibit yang hasil inbreeding, bibit langka, musim yang tidak bersahabat, harga pakan yang mahal dan kualitas air yang tidak memadai.

Membuat pelet apung dapat dibuat dengan beberapa cara :

  • Menggunakan mesin ekstruder (Mesin Pelet)

Cara yang pertama ini WAJIB anda Miliki, mesin pelet yang mempunyai nama lain mesin ekstruder. Mesin inilah yang bisa membuat pelet ikan menjadi terapung atau mengapung di atas air.

Cara ini yang paling efektif untuk membuat pelet ikan agar tetap mengapung di atas air. dengan daya tahan apung bisa sampai jam bahkan hari, tergantung bahan komposisi pelet yg anda buat.


Tertarik untuk melihat Mesin Pelet ? Atau Memulai Berbisnis Pakan ternak ? Jangan Takut, Kami Menyediakan Mesin Pelet Berkualitas Disini !


  • Dengan cara digoreng

Dengan cara dipanaskan (digoreng dengan minyak ikan) teknik ini biasa dilakukan untuk kepentingan sendiri (home activity) dan bisa mengapung dalam beberapa menit 1-3 menit.

  • Sistem Steam atau kukus

Mengadopsi cara kerja mesin penanak nasi (RiceCooker), setelah pelet dicampur, diolah dan difermentasi kemudian dipanaskan.

Mengambang tidak terlalu lama tapi cukup membantu namun hanya digunakan dikalangan peternak sendiri atau hanya sebatas aktifitas rumah.

Cara membuat dengan metode ini tidak bisa dijual karena bentuk tidak bisa sama. Cara ini juga mengasilkan pelet apung yg dapat mengapung kurang lebih selama 1-3 menit.

  • Mengadopsi sistem pembuatan tempe

Dengan cara dibuat tempe, Metode peragian saat ini sedang digandrungi oleh para pembudidaya ikan lele.

Tempe jika lempar ke dalam kolam akan mengapung. Silahkan lakukan serangkaian uji coba dengan menambahkan ragi tempe yang banyak dijual dipasaran bebas.

Teknik ini tidak menggunakan mesin, Anda cukup membeli bahan-bahan yang sudah berbentuk tepung.

Cara ini bisa mengapungkan pelet dalam waktu antara 1 menit hingga 5 menit tapi sangat ribet dalam mengerjakannya.

  • Mengunakan tepung apung (ESA-01), enzimatis dan fermentasi.

Cara ini yang bisa digunakan untuk bisnis pelet apung dan menghasilkan daya apung lebih lama dan nutrisi bermutu tinggi sekelas pabrik.

Cara ke-5 inilah yang mendatangkan 3 manfaat sekaligus, yakni :

1. Menghasilkan pelet yang bisa mengambang atau mengapung dalam jangka waktu yang lama antara 25 menit hingga 90 menit jika tidak dilakukan fermentasi akan mengapung antara 10 menit hingga 20 menit.

Nilai protein awal 27% menjadi 35% setelah menggunakan tepung apung ESA-01 ini. Namun sebaiknya tetap lakukan proses fermentasi karena manfaat fermentasi untuk meningkatkan mutu pakan (baca artikel fungsi fermentasi, judulnya : Bioteknologi, apa itu fermentasi)

Laporan beberapa peternak di daerah, penggunakan tepung apung (ESA-01) bahwa pelet mampu mengambang dipermukaan air selama 25-90 menit dan air tidak keruh dan mengapung selama 20 menit jika tidak dilakukan fermentasi.

2. Berbiaya murah 30-40% dibandingkan buatan pabrik.

3. Mampu meningkatkan nutrisi pakan baik teruji secara laboratorium maupun teruji dilapangan.

Tinjauan Umum mengenai Pelet Apung yang Baik Apabila mengunakan mesin pelet

Pelet Density (kepadatan) jelek. maka pelet gampang hancur di air. Nah, kalau pelet tersebut tidak memiliki Density yang baik, maka, pelet yang tidak termakan oleh ikan akan hancur sifat “porusnya” akan hilang akhirnya membusuk.

Nah peristiwa ini akan mengakibatkan terproduksinya “amoniak” secara alami, dan akan menyerap oksigen yang banyak. sehingga dapat menimbulkan kematian massal untuk Ternak ikan anda.

Floating pelet atau Pelet Apung adalah yg terbaik, harus memiliki kelebihan dari semua pokok bahasan diatas.

Ya, untuk selanjutnya pelet produksi ini disebut sebagai PCP (Pelet Cepat Panen) yang merupakan Pelet dengan standar kualitas baik, tentunya tidak membuat kantong petani/peternak kita jadi bocor.

Karena proses finsishingnya dengan menggunakan Oven, Pastinya, dengan kekeringan dibawah 9% maka bebas jamur.

Demikian untuk artikel kali ini , nantikan artikel selanjutnya di situs kami . www.cvindustrikreatif.com

Selamat Mencoba.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos
1
Halo 👋
Apa yg bisa saya bantu ?
Powered by