fbpx
Back to Pos

8 Tips dan Cara Membuat PAKAN LELE Dengan Biaya Murah !

Ketersediaan pakan bagi ternak yang kita pelihara merupakan syarat utama dalam usaha budidaya peternakan. Baik usaha budidaya ternak unggas, sapi, kambing maupun dalam budidaya ikan. Agar usaha ternak berjalan dengan baik pakan harus tersedia sesuai dengan kebutuhan.

Dalam usaha budidaya perikanan dalam hal ini adalah ikan lele pakan
merupakan komponen utama dalam usaha pembesaran mapun pembibitan ikan lele.

Ciri-Ciri Pakan Lele Yg Baik

Pakan ikan lele yang baik adalah pakan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Pakan ikan lele yang memenuhi syarat tersebut dengan mudah bisa kita dapatkan dipasaran. Namun kendalanya pakan lele buatan pabrik atau pelet harganya mahal, hal ini menjadi masalah utama para peternak ikan lele.

Pakan Alternatif Murah ?

Adakah pakan alternatif yang harganya lebih murah dan berkualitas baik? Apakah pakan ikan lele bisa kita buat sendiri dengan bahan-bahan organik yang ada disekitar kita? Tentu saja bisa, masalahnya hanya bagaimana cara pembuatannya dan apa saja bahan-bahan yang diperlukan. Sebenarnya hampir semua bahan organik bisa digunakan untuk pembuatan pakan lele, namun tidak semuanya memenuhi syarat. Bahan-bahan organik yang baik untuk membuat pakan ikan lele harus mengandung vitamin, lemak, protein dan karbohidrat.

Membuat pakan lele sendiri memang sedikit agak repot, tetapi jika dilihat
dari segi biaya tentu saja bisa lebih murah daripada membeli pakan buatan pabrik.

Kriteria Pakan Ikan Lele Yang Baik

Terdapat dua type atau jenis pakan lele, yaitu pakan utama dan pakan tambahan. Pakan utama untuk budidaya ikan lele harus memenuhi syarat, yaitu harus mengandung ntrisi yang lengkap. Syarat pakan utama yang baik harus mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pakan ikan lele harus memiliki rasio FCR (Feed Conversion Ratio) kurang dari satu (FCR>1). Artinya setiap 1 kg pakan yang diberikan harus menambah bobot ikan lele sebanyak 1 kg. Semakin kecil rasio FCR-nya maka semakin baik kualitas pakan tersebut.

Pakan ikan lele harus mengandung protein yang tinggi. Ikan lele membutuhkan protein minimal 30% dari berat pakan. Protein berfungsi sebagai sumber energi utama.

Lemak

Lemak bermanfaat sebagai sumber energi tambahan penting.

Lemak sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup ikan lele, menjaga
keseimbangan daya apung ikan didalam air dan untuk melarutkan beberapa jenis vitamin didalam tubuh ikan lele.

Kebutuhan lemak ikan lele sekitar 4 sampai 5 persen dari berat pakan. Meskipun penting, namun kadar lemak pada ikan lele tidak boleh berlebihan. Pakan lele dengan kadar lemak tinggi tidak dianjurkan, sebab bisa menimbulkan penimbunan lemak pada usus dan hati ikan. Inilah yang menyebabkan ikan lele tidak nafsu makan.

Karbohidrat

Kriteria pakan ikan lele yang baik setidaknya memiliki kandungan karbohidrat 4 – 6 persen dari berat pakan. Karbohidrat berfungsi sebagai nutrisi dan sebagai bahan perekan dalam pembuatan pakan lele organik. Karbohidrat terdiri dari senyawa serat kasar danbahan bebas nitrogen. Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai sumber energi.

Vitamin

Berikutnya adalah vitamin, vitamin umumnya tidak dapat disintesis oleh tubuh ikan

oleh karena itu kebutuhan vitamin harus dipenuhi dari luar yaitu dengan pemberian pakan. Meskipun vitamin dibutuhkan dalam jumlah kecil namun memiliki peran yang sangat penting.

Peran vitamin dalam tubuh ikan adalah untuk mempertahankan kondisi dan daya tahan tubuh. Semakin lama usia dan semakin besar tubuh ikan kebutuhan vitaminnya semakin kecil. Vitamin bermanfaat untuk menjaga kondisi ikan tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Mineral

Pakan yang baik juga harus mengandung berbagai macam mineral, yakni makro mineral dan mikro mineral. Makro mineral terdiri dari kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), kalium (K), fosfor (P), klorida (Cl) dan sulfur (S).

Mikro mineral terdiri dari besi (Fe), seng (Zn), mangan (Mn), tembaga (Cu),
iodium (I), kobalt (Co), nikel (Ni), fluor (F), krom (Cr), silikon (Si) dan selenium (Se).

Seperti halnya vitamin, mineral dibutuhkan dalam jumlah kecil namun memiliki peran yang sangat penting. Dalam tubuh ikan mineral berperan dalam membangun struktur tulang ikan dan berperan dalam fungsi metabolisme.

Bahan Dan Kandunganya

Tepung ikan Protein 62.99%, Lemak 8.4%
Tepung Kedelai Protein 36.06%, Lemak 14.30%
Bungkil Kelapa Protein 18.46%, Lemak 15.73%
Tepung Jagung Protein 10.40%, Lemak 0.53%
Dedak Halus Protein 15.58%, Lemak 6.8%
Tepung Tapioka Protein 2.6%, Lemak 2.6%

Dari daftar diatas tepung ikan memiliki kandungan protein paling tinggi
yaitu 62.99% dan sangat memenuhi standar sebagai pakan lele yang baik. Tapi masalahnya harga tepung ikan mahal

untuk meyiasatinya harus dicampur dengan bahan lain, dengan catatan kadar protein pakan yang dihasilkan harus diatas 30% dari berat pakan.

Misalnya kita ingin membuat pakan lele organik sebanyak 100 kg bahan, dan kandungan proteinnya harus diatas 30%.

Maka kita bisa mencampur tepung ikan 30 kg, tepung kedelai 30 kg dan dedak 40 kg.

  • Jumlah protein dalam 30 kg tepung ikan = 62.99% x 30 kg = 18.09 kg.
  • Jumlah protein dalam 30 kg tepung kedelai = 36.06% x 30 kg = 10.98 kg.
  • Jumlah protein dalam 40 kg tepung jagung = 10.40% x 40 kg = 4.16 kg.

Jumlah total protein dari 30 kg tepung ikan, 30 kg tepung kedelai dan 40 kg tepung jagung = 33,23 kg. Campuran ketiga jenis bahan pakan tersebut sudah memenuhi syarat sebagai pakan lele yang baik, yakni mengandung 33,23% protein. Dari 100 kg bahan tersebut terdapat 33,23 kg protein.

Cara Pembuatan

Gunakan Mesin Pembuat Pakan Ternak atau Mesin Pencetak Pellet Untuk meningkatkan tingkat Keberhasilan pembuatan pakan dan berkualitas.

Bahan

  • Tepung ikan 30 kg
  • Tepung kedelai 30 kg
  • Tepung jagung 40 kg
  • Ragi tempe, daun pepaya segar dan ikan asin secukupnya

Langkah Membuat

  • Tepung ikan, tepung kedelai, tepung jagung dan ragi tempe dicampur menjadi satau dan diaduk sampai tercampur rata. Tambahkan sedikit air agar adonan kalis.
  • Masukkan adonan kedalam wadah dan ditutup rapat. Diamkan selama kurang lebih 12 jam.
  • Giling ikan asin dan daun pepaya hingga halus.
  • Setelah didiamkan 12 jam, buka penutup wadah adonan dan campurkan gilingan ikan asin dan daun pepaya. Aduk atau campurkan hingga rata.
  • Kemudian adonan dicetak menggunakan mesin pelet.
  • Setelah dicetak menjadi pelet kemudian dijemur hingga kering.
  • Setelah kering pelet bisa langsung diberikan sebagai pakan lele
    atau disimpan dalam wadah kantong plastik kedap udara agar tidak mudah rusak.
  • Bisa juga ditambah dengan daging bekicot, keong sawah dan vitamin untuk memperkaya kandungan nutrisi.

demikian cara dan tips pembuatan pakan untuk lele ternak anda, semoga berhasil . salam wirausaha

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos
Open chat
1
Halo ! Ada yang bisa kami Bantu ?
Halo 👋
Ada yang bisa kami Bantu ?
Powered by